TENTANG CORONA

Link covid-19 di DKI

http://data.dinkes.jakarta.go.id/corona/

Saudara sekalian, mulai sekarang jangan hiraukan informasi mengenai Covid-19 yang berseliweran di grup WA,
atau broadcast WA, atau media sosial lainnya.

Pantau info Covid-19 di situs resmi yang bisa dipertanggungjawabkan.

1. Nasional
https://www.covid19.go.id/

2. Jawa Barat https://pikobar.jabarprov.go.id/

3. DKI Jakarta
https://corona.jakarta.go.id/

4. DIY
https://corona.jogjaprov.go.id/

5. Jawa Tengah
https://corona.jatengprov.go.id/
.
STOP sebarkan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan!

❤️❤️💚💚❤️❤️

JabarTanggapCovid19
Jabar Siaga 1 Covid-1 🙏
.
Inilah daftar rujukan rumah sakit yang ada di Jawa Barat ya wargi Jabar 🙌
.
Wargi bisa kontak nomor hotline COVID19 Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
0811 20 933 06 👌
CoronaVirusIndonesia https://t.co/I6ID1aE1c6

Pahami ini saudara2..

Assalamualaikum… Selamat sore,
Anak2 senang libur sekolah 14 hari, sayangnya banyak orang tidak memahami. Mengapa 14 hari dan untuk apa?

14 hari itu sangat penting dan harus disertai tindakan kepatuhan.
14 hari itu mampu menghentikan laju penularan Covid-19.
14 hari itu mampu menyelamatkan ribuan orang.

Mengapa?

Penjelasannya demikian,
-Ketika seseorang kontak dgn apapun yg bisa menginfeksinya dgn Covid-19, maka harus ditunggu 14 hari minimal, jika tidak terjadi apa2, maka orang itu aman.
-Libur 14 hari untuk memotong rantai penularan, ini baru akan berhasil jika semua orang tetap tinggal di rumah masing2 selama 14 hari itu,

kenapa?

Contoh, seorang anak mulai libur tgl 16 Maret selama 14 hari, dia akan masuk sekolah lagi pd hari ke-15. Ternyata anak ini dan keluarganya menggunakan waktu libur itu untuk jalan2, mengunjungi kumpulan orang, atau ketempat saudara, ke mall dll, seandainya dia jalan2 di hari ke 10 dan terlular Covid-19 di tempat yang ia kunjungi, mungkin pada hari ke 14/15 belum ada tanda2 dia sakit, tetapi dia sudah membawa Covid-19 di tubuhnya dan berpotensi menularkan, andai dia masuk sekolah pada hari ke 15 dst. Maka 14 hari libur sekolahnya itu, tidak ada gunanya, penularan terjadi juga di sekolah, efek domino akan berlangsung, rantai penularan tidak terputus.

Untuk itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus membantu, semua warga harus kompak, yaitu patuh untuk tidak kemana-mana dalam 14 hari itu kecuali untuk hal yang sangat perlu.

Waktu 14 hari itu, berguna untuk saling pantau, jika ada orang yang menunjukkan gejala2 menderita serangan Covid-19, bisa segera ditangani dan penularan stop hanya pada dia, karena dia tidak kontak dengan orang lain dalam 14 hari itu.

Jadi, mari kita mengisolasi diri, untuk diri sendiri dan orang lain, mungkin pula dalam skala besar untuk umat manusia

Mohon jelaskan kpd orang2 lain, supaya semua patuh dan pemerintah terbantu untuk stop penularan Covid-19, jika tidak, maka 14 hari libur itu percuma, 14 tahun pun tak bisa stop penularan.

Semoga kondisi dunia segera pulih dan kita smua slalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin

❤️❤️❤️❤️

(021) 29059999Silahkan di save, sebarkan kalau ada kerabat / saudara yg membutuhkan pengobatan

Pasien Virus Corona BEBAS BIAYA selama perawatan di rumah sakit, sesuai Keputusan MENTERI KESEHATAN Nomor HK.01.07/MENKES/104/104/2020

Berikut Daftar Rumah Sakit sebagai rujukan perawatan pasien Virus Corona di DKI Jakarta:

1. Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso
RSPI beralamat di Jalan Sunter Permai Raya, RT 002/ RW 012, Papanggo, Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara.
Nomor telepon : (021) 6506559

2. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan
Rumah sakit ini beralamat di Jalan Persahabatan Raya No.1, Pisangan Timur, Kec. Pulo Gadung, Jakarta Timur.
Nomor telepon : (021) 4891708

3. Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto
RS ini beralamat di Jalan Abdul Rahman Saleh Raya No.24, RW 005, Kec. Senen, Jakarta Pusat.
Nomor telepon : (021) 3441008

4. Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Fatmawati
Alamat di Jalan TB Simatupang C, No.18, RT 004/RW 009, Cilandak Barat, Kec. Cilandak, Jakarta Selatan.
Nomor telepon : (021) 7501524

5. Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara
Rumah sakit yang juga disebut RS Polri ini berlokasi di Jalan Raya Jakarta Bogor, RT 001/RW 005, Kramat Jati, Kec. Kramat jati, Jakarta Timur.
Nomor telepon : (021) 8093288

6. Rumah Sakit TNI Angkatan Laut (RSAL) Mintohardjo
Alamat di Jalan Bendungan Hilir No.17 A, RW 003, Bendungan Hilir, Kec. Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Nomor telepon : (021) 5703081

7. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng
Beralamat di Jalan Bumi Cengkareng Indah No.1, RW 010, Cengkareng Timur, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.
Nomor telepon : (021) 54372882

8. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Minggu
Rumah sakit ini berlokasi di Jalan TB Simatupang No.1, RW 0p5, Ragunan, Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Nomor telepon : (021) 29059999

Untuk perawatan pasien yang terkena Virus Corona akan DIJAMIN oleh pemerintah alias BEBAS BIAYA selama perawatan di rumah sakit.

Hal ini diatur dalam Keputusan MENTERI KESEHATAN Nomor HK.01.07/MENKES/104/104/2020.

Bagi pasien yang diduga tertular virus corona, biaya penanganan pasien bisa langsung ditanggung dari rumah sakit rujukan yang sudah ditetapkan Kementerian Kesehatan.

☎☎☎
HOTLINE VIRUS CORONA KEMENKES RI:
021-5210411
081212123119

☎☎☎
HOTLINE PEMPROV DKI Jakarta:
112
119
081388376955

Kebijakan Ganjil genap sampai tanggal 27 maret 2020
Kebijaksanaan Besuk RS

[16/3 07:52] +62 822-4088-0219: GERAKAN SPK
(STOP POSTING KORONA)

Virus Corona makin hari makin merajalela,
Bahkan telah merusak tatanan agama.
– Sholat di masjid tak boleh lama2.
– Iktikaf di masjid tak dianjurkan.
– Bersilaturrahim harus dihindari.
– Bersalaman pun harus dijauhi.

Mengapa ini bisa terjadi?

Karena….
– Manusia menempatkan virus ini sebagai penjajah tanpa batas.
– Menjadi raja kejam yang membinasakan siapapun, tak pandang usia, bangsa dan agama.

Tiap hari terus….
– Dibahas,
– Diceritakan,
– Diberitakan,

Bahkan….
Ekspansinya yang telah mengacaukan semua sendi kehidupan,
Dan terus menerus diekspose oleh para pemilik ponsel di seluruh dunia.

Tidak hanya itu,,,,banyak orang,,,_ Mendadak menjadi ahli medis.
Mendadak dokter,
Mendadak ahli kesehatan,
Mendadak ahli virus,
Mendadak pengamat,
Mendadak pejabat dinas kesehatan
_Dan semua merasa berhak mengumumkan wabah Corona ini.

Kita tidak menyadari, kalau sebenernya,,

Virusnya sendiri tertawa, merajalela, besar kepala,_
karena merasa sukses besar.

Corona makin berkuasa, makin menjadi raja.
Raja yg menghantui semua org, baik yang beragama atau tidak beragama.

_Bahkan menghantui org2 yg sudah sering haji dan umrah juga.

Kini,,,,,

Setanpun melakukan Pesta.
Setan dan bala tentaranya bahagia, senang karena sukses targetnya.

Karena faktanya, banyak orang lebih takut kepada Corona daripada berdoa kepada Tuhannya, ALLAAH SUBHAANAHU WATA’AALA.

Saya sangat khawatir,,_

Sebentar lagi Jumatan dilarang karena takut terkena korona.

Kalau ini terjadi,,,,,

_Sungguh setan semakin di atas segalanya.

Saya mengajak kepada semua pihak,,,

Untuk mulai sekarang membikin,,,
GERAKAN SPK
(STOP POSTING CORONA)._

Hentikan info Corona hanya di hp kita.

Jangan teruskan posting2 Corona.

Saring dan filter, info2 Corona.

Biarlah info Corona hanya dari media online atau media elektronik.

Jangan ikut2an posting.

Karena Kita,,,, Bukan Ahlinya.

Bismillaahi Tawakkaltu ‘Alallaah Laa Haula Walaa Quwwata Illaa Billaahil ‘Aliyyil ‘ Adziim

Kita Punya Allaah, dan Allaah pasti akan menolong kita.
[16/3 08:11] Ana: Edy Rahmayadi:

JANGAN TINGGALKAN MASJID KARENA TAKUT CORONA

❤️❤️❤️

Mengejutkan! Ternyata Daun Kelor Bisa Tangkal Virus Corona

Inikata Sultra
2020/03/14 12:37
Ikuti

INIKATASULTRA.com – Tim peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menemukan kandidat antivirus corona dari bahan alam Indonesia. Golongan senyawa tersebut antara lain hesperidin, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin.

FKUI merilis penemuannya, Jumat (13/3). Hasilnya, kandungan senyawa-senyawa tersebut banyak terkandung dalam jambu biji (daging buah merah muda), kulit jeruk dan daun kelor.

Dekan FKUI Ari Fahrial Syam menuturkan, Gabungan Kelompok Peneliti Kedokteran yang terdiri atas peneliti di FKUI, Fakultas Farmasi UI, dan IPB menemukan bahwa daun kelor mengandung senyawa yang cukup lengkap untuk menghambat persebaran Covid-19.

Ari mengungkapkan, pihaknya memanfaatkan teknologi bioinformatika. Setelah meneliti struktur genom dari virus, peneliti melakukan pencocokan dengan berbagai daftar senyawa yang bisa menghambat Covid-19.

Pencocokan memakai metode molecular docking dengan menggabungkan dua senyawa. Tim lantas mendapatkan daftar senyawa yang bisa melawan Covid-19.

”Komponen pada jambu biji, kulit jeruk dan daun kelor cukup lengkap sebagai bahan alam yang bisa mencegah, paling tidak mengurangi, penyebaran,” katanya.

Meski demikian, Ari menjelaskan, hal tersebut baru studi bioinformatika. Tetap diperlukan studi lanjutan untuk menemukan komponen yang bisa menjadi obat Covid-19.

Berdasar hasil skrining, aktivitas terhadap ratusan protein dan ribuan senyawa herbal terkait mekanisme kerja virus, diperoleh beberapa golongan senyawa yang berpotensi menghambat dan mencegah virus corona baru untuk menginfeksi manusia.

”Golongan senyawa tersebut, antara lain, hesperidin, kuersetin, rhamnetin, kaempferol, dan myricetin yang terkandung dalam jambu biji (daging buah merah muda), kulit jeruk, dan daun kelor,” jelas Fadilah.

Menurut Rafika Indah Paramita yang juga ikut meneliti, cara kerja senyawa tersebut adalah memotong salah satu struktur genom milik Covid-19 yang disebut spike.

Bentuknya mirip duri atau tanduk. Fungsi spike itu adalah menyambung sel Covid-19 dengan reseptor yang dimiliki manusia. Hesperidin dkk bertugas untuk memotong kontak antara spike dan reseptor sel manusia. Dengan begitu, virus gagal menyebar.

”Virus ini kan juga butuh memperbanyak diri. Jadi, spike ini salah satunya berfungsi memperbanyak diri. Jika virus sudah tidak bisa kontak dengan reseptor manusia, proses memperbanyak ini akan gagal. Seharusnya sel virus akan mati,” jelas Rafika. (JP/IS)

❤️❤️❤️❤️

TIPS SEHAT

Teman-teman….
Belajarlah dari pengalaman Italia. Meskipun tidak boleh panik, kini bukan saatnya bercanda lagi.

Jika kita masih berkegiatan seperti biasa, maka kita sedang menuju bencana seperti apa yang terjadi di Italia.

Mari kita cegah bersama. Dan hanya dengan bersama kita bisa mencegah ini semua.

Bagaimana caranya? Dengan social distancing. Kita lakukan sesedikit mungkin aktifitas, beinteraksi, dan bersentuhan dengan orang lain. Bila harus bertemu orang lain, jaga jarak aman, tidak perlu jabat tangan, apalagi cipika-cipiki.

Sepulang dari kantor, lakukan kegiatan seperlunya, sebanyak mungkin berada di rumah. Keluar rumah hanya utk survival saja: beli makanan, beli obat, dsb.

Bila dalam 2 minggu ini anda termasuk yang diberi kesempatan bekerja dari rumah, bekerjalah di rumah dan tetap tinggal di rumah. Jangan pergi ke cafe meskipun itu sambil bekerja.

Saya yakin teman-teman sudah paham hal di atas. Tapi tugas anda belum selesai. Edukasi lah orang-orang di sekitar anda. Masih banyak yang belum paham situasinya bahwa kita sedang menuju ke jurang penderitaan dan….. lebih banyak lagi yang belum paham makna pentingnya social distancing untuk merubah arah agar tidak terperosok ke jurang itu.

Sekali lagi, dan sekali lagi, dan sekali lagi…. social distancing terbukti ampuh mencegah penularan virus corona.

Dan tentu saja, jaga kesehatan kita, tingkatkan sistem imun kita:

  • pola hidup bersih dan sehat;
  • makanan cukup dan bergizi;
  • tetap berolah raga;
  • cukup istirahat.

❤️❤️💚❤️❤️

Test Bebas Corona Setiap Pagi: Murah, Sederhana, dan Praktis!

Awalnya infeksi virus Corona mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda infeksi. Gejala klinis baru terlihat antara 7 – 28 hari setelah infeksi.

Test yang murah, sederhana, dan praktis untuk mengenal infeksi virus Corona hanya dalam 30 detik tanpa kunjungan ke dokter atau pemeriksaan laboratorium sangat kita perlukan.

Anda dapat melakukannya sendiri!

Perhatikan cara berikut ini:

Ambil napas dalam-dalam dan tahan napas selama lebih dari 10 detik! Jika setelah menahan nafas anda berhasil mengeluarkan napas pelan2 tanpa batuk, rasa tidak nyaman, lelah, dan kaku di dada, ini membuktikan bahwa tidak ada fibrosis di paru-paru anda, dan itu sebenarnya menunjukkan bahwa tidak ada virus apapun didalam paru2 anda!

Anda juga perlu memastikan mulut dan tenggorokan anda lembab dan tidak kering! Minumlah beberapa teguk air hangat setidaknya sekali setiap 30 menit.

Seandainya ada virus Corona telah masuk kedalam mulut anda, air hangat yang anda minum secara teratur dapat masuk kedalam perut, dimana keasaman lambung akan langsung membunuh virus Corona!

Mari jangan menjadi penonton dan sampaikan ke semua teman, kenalan, saudara yang anda kenal.

Tidak perlu minta ijin untuk membagikan status ini.

Salam sehat!